GERAK PUKAT

Para pembaca setia blog ini...

Syaloom.....

Setelah mengadakan pertemuan pertama di Syrabaya beberapa waktu yang lalu, para peserta PUKAT (Para Profesional dan Usahawan Katolik) menindaklanjuti hasil pertemuan mereka. apa yangmereka pikirkan penulis tuturkan pada blog ini:

Anggota PUKAT yang berasal dari Keuskupan Agung Jakarta dan Surabaya serta Malang sejumlah 13 orang bertekad utk melayani NTT khususnya Flores yang sudah puluhan tahun merupakan daerah tertinggal,miskin dn menderita dengan upaya2 konkrit memberdayakan masyarakat Flores melalui partnership/kemitraan dg Para Pengusaha Katolik Setempat, Para Bapak Uskup,Para Pastor utk mengembangkan bisnis yang berorientasi pada kesejahteraan rakyat kecil dan mengentaskan rakyat NTT dari kemiskinan yang membelenggu mereka puluhan tahun.

Dengan tujuan diatas PUKAT memutuskan untuk berdialog dg tokoh2 masyarakat, agama dan pemerintah supaya bersama mereka mencari solusi untuk keluar dari belenggu ketertinggalan secara nyata,effisien dn efektif.PUKAT fokus pd tiga bidang: Pendidikan, Kesehatan dan Ekonomi yg berorientasi pada rakyat kecil. Hari pertama di Kupang tgl 2 Mei kami berdialog dg Bapak Uskup Mgr Piet Turang yg menyambut positif niat kami ke NTT dn mendirikan PUKAT KeUskupan Agung Kupang utk mitra PUKAT2 Jakarta dan Surabaya guna mengentaskan kemiskinan di NTT. Kemudian kami berdialog dengan Gubernur NTT Drs Frans Lebu Raya dg jajaran birokratnya.Beliau pun menyambut baik dan mendukung niat kami utk memberdayakan masyarakat tertinggal NTT melalui program kemitraan serta menegaskan dukungan pemerintah.

Hasil konkrit pertemuan dg Gub NTT: Pertemuan nasional PUKAT di Kupang dg Gub NTT sbg Host(Tuan Rumahnya) tgl 11-13 Agustus.Pukat Jakarta dan Surabaya akan mencarikan investor utk investasi dibidang:Peternakan babi,sapi,kambing dan ayam. Perkebunan:Kopi,Kakao,Kacang Mente,Ubikayu.Pertanian:beras,jagung. Kehutanan:Jati dn Sengon.Kelautan:rumput laut,perikanan,udang,kepiting,lobster,garam.Kerajinan tenun ikat.Pariwisata &wisata ziarah rohani. Malam harinya kami dialog dg para profesional dn usahawan katolik Kupang yg kebanyakan anggota Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia(PSMTI).Pd malam hari tsb dibentuk PUKAT Kupang.

Hari kedua pagi2 kami berangkat ke Larantuka melalui jalan darat utk napak tilas Wisata Rohani.Kami sempat berkunjung ke Makam Suci Alm Uskup Gabriel Manek dn Pusat Suster2 PRR(Putri Renya Rosario),Kapela Bunda Maria(Tuan Ma)dg pemandangan laut yang indah. Malam hari kami dialog dg para profesional dn usahawan katolik dikeuskupan Larantuka utk mengsosialisasikan rencana investasi kemitraan dn mendirikan PUKAT Larantuka.Hari ketiga rombongan kmi berangkat ke Maumere dg pesawat kecil Susie Air.Dialog dg Bapak Uskup Maumere Mgr Kherubim Pareira.Hari keempat pagi2 kami berangkat ke Hokeng utk dialog dg Para Pastor dn Uskup Larantuka,Para Suster SSPS,Bruder dn Frater yg jumlahnya 178.Malam harinya kami dialog dg Para Profesional dn Usahawan Maumere utk Kemitraan dn Pendirian PUKAT Maumere.

Dari visitasi singkat ke NTT ini dpt kami simpulkan:

Selama ini hasil2 pertanian,perkebunan,perikanan,peternakan,kerajinan rakyat dll kebanyakan dibeli oleh para tengkulak dg harga sangat rendah yg menekan rakyat sehingga rakyat tetap miskin dn tertinggal.Manajemen msh amt sederhana,tradisional dan tertinggal.Pemasaran dan penjualan hasil2 bumi,kelautan dan peternakan serta
kerajinan dll harus dibantu oleh Para PUKAT di Jawa dg Kemitraan dg PUKAT NTT
yg punya hati nurani dn kepedulian untuk membangkitkan rakyat NTT dari belenggu
kemiskinan & ketertinggalan.

Pertemuan nasional PUKAT di Kupang 11-13 Agustus hrs merupakan tindak lanjut
nyata dn konkrit realisasi investasi di NTT bukan wacana2 lagi!Ada pepatah
yg berbunyi:"Bersatu kita teguh bercerai kita runtuh".Bila kekuatan2 komponen masy spt Gubernur,Bupati,Para Uskup,Para Pastor,Para Profesional&Usahawan Daerah dn
Jawa kita persatukan,gotong-royong,kroyokan dibarengi dg pasrah pd Tuhan....barulah upaya2 utk menyejahterakan masy NTT yg miskin,tertinggal dn menderita bisa berhasil.
Smg usaha2 PUKAT Jkt&Sby utk memberdayakan masy NTT utk keluar dr kemiskinan
dn ketertinggalan melalui tiga pilar pendidikan,kesehatan dn ekonomi
kerakyatan pd waktunya berkat kasih kemurahan Tuhan bisa jadi realitas dn
bukannya impossible dream!

Ad Mayorem Dei Gloriam.Semuanya demi kemuliaan Tuhan yg lebih besar! (penulis: Hidayat Tjokrodjojo)

Apa yang mereka pikirkan dan akan diusahakan di NTT, akan juga diusahakan untuk perkembangan dan kemjuan putra - putri di tanah Papua. Kita doakan agar usaha yang nampaknya amat manusiawi dan "mengelola mamon / barang-barang duniawi" ini diberkati Tuhan. Memang di bidang duniawi itulah para awam kita diutus untuk mengelolanya dan menghatar banyak orang menuju kepada barang-barang surgawi.

Komentar

Postingan Populer