TUNTUTAN
RENUNGAN HARIAN
TGL 31 JULI 26
Hari ini kita
memperingati 1 orang kudus yaitu st. Ignasius Loyola.
Melalui 1Kor 10: 31-11:1 Paulus menyapa umatnya: Sdr-2, jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah. Janganlah kamu menimbulkan syak dalam hati orang, baik orang Yahudi atau orang Yunani, maupun Jemaat Allah. Sama seperti aku juga berusaha menyenangkan hati semua orang dalam segala hal, bukan untuk kepentingan diriku, tetapi untuk kepentingan orang banyak, supaya mereka beroleh selamat. Jadilah pengikutku, sama seperti aku juga menjadi pengikut Kristus.
Lukas dalam injilnya (14: 25-33) mewartakan: Pada suatu kali banyak orang berduyun-duyun mengikuti Yesus dalam perjalananNya. Sambil berpaling Ia berkata kepada mereka: "Jikalau seorang datang kepadaKu dan ia tidak membenci bapanya, ibunya, isterinya, anak-anaknya, sdr-2nya laki-laki atau perempuan, bahkan nyawanya sendiri, ia tidak dapat menjadi muridKu. Barangsiapa tidak memikul salibnya dan mengikuti Aku, ia tidak dapat menjadi muridKu.
Siapakah di antara kamu yang kalau mau mendirikan sebuah menara tidak duduk dahulu membuat anggaran biayanya, kalau-kalau cukup uangnya untuk menyelesaikan pekerjaan itu. Jangan-2 ketika sudah meletakkan dasarnya ia tidak dapat menyelesaikannya. Lalu semua orang yang melihatnya, mengejek dia, sambil berkata: Orang itu mulai mendirikan, tetapi ia tidak sanggup menyelesaikannya.
Atau, raja manakah yang kalau mau pergi berperang melawan raja lain tidak duduk dahulu untuk mempertimbangkan, apakah dengan 10 ribu orang ia sanggup menghadapi lawan yang mendatanginya dengan 20 ribu orang? Jikalau tidak, ia akan mengirim utusan selama musuh itu masih jauh untuk menanyakan syarat-syarat perdamaian. Demikian pulalah tiap-tiap orang di antara kamu, yang tidak melepaskan dirinya dari segala miliknya, tidak dapat menjadi muridKu.
Hikmah yg spt
kita petik:
1. Paulus yg telah mengikuti Yesus, bertekad meneladan motivasi dan cara hidup Yesus, yaitu bekerja dan melayani sesama demi kebaikan dan ketenteraman hidup mrk, dan bukan lagi utk dirinya sendiri. Pengorbanannya tidak lagi dibarengi dg tuntutan demi popularitas dan kedudukannya. Hendaknya kita pun demikian, melayani dg rela hati.
2. Tuntutan Yesus bagi mrk yg hendak mengikuti Dia, amat jelas dan mutlak, yaitu meninggalkan segala sesuatu. Pikiran, semangat, dan perasaannya disatukan dg pikiran, semangat dan perasaan Kristus. Dialah yg menjamin utk melengkapi dan mencukupkan kebutuhan kita. Hendaknya kita percaya penuh kpd Kristus dan janji yg disampaikan itu, sebab Dialah Anak Allah yg selalu setia pada janjiN
Komentar