TELADAN

 RENUNGAN HARIAN

TGL 2 JULI 26

 

Dalam Am 7: 10-17 dikisahkan: ketika itu Amazia, imam di Betel, menyuruh orang menghadap Yerobeam, raja Israel, dengan pesan: "Amos telah mengadakan persepakatan melawan tuanku di tengah-tengah kaum Israel; negeri ini tidak dapat lagi menahan segala perkataannya. Beginilah dikatakan Amos: Yerobeam akan mati terbunuh oleh pedang dan Israel pasti pergi dari tanahnya sebagai orang buangan." Lalu berkatalah Amazia kepada Amos: "Pelihat, pergilah, enyahlah ke tanah Yehuda! Carilah makananmu di sana dan bernubuatlah di sana! Jangan lagi bernubuat di Betel, sebab inilah tempat kudus raja, inilah bait suci kerajaan." 

Jawab Amos kepada Amazia: "Aku ini bukan nabi dan aku ini tidak termasuk golongan nabi, melainkan aku ini seorang peternak dan pemungut buah ara hutan. Meski demikian TUHAN mengambil aku dari pekerjaan menggiring kambing domba, dan berfirman kepadaku: Pergilah, bernubuatlah terhadap umatKu Israel. 

Maka sekarang, dengarlah firman TUHAN! Engkau berkata: Janganlah bernubuat menentang Israel, dan janganlah ucapkan perkataan menentang keturunan Ishak. Sebab itu beginilah firman TUHAN: Isterimu akan bersundal di kota, dan anak-anakmu laki-laki dan perempuan akan tewas oleh pedang; tanahmu akan dibagi-bagikan dengan memakai tali pengukur, engkau sendiri akan mati di tanah yang najis, dan Israel pasti pergi dari tanahnya sebagai orang buangan." 

 

Matius dalam injilnya (9: 1-8) mewartakan: Pada waktu itu, naiklah Yesus ke dalam perahu lalu menyeberang. Lalu, sampailah Ia ke kotaNya sendiri. Maka dibawa oranglah kepadaNya seorang lumpuh yang terbaring di tempat tidurnya. Ketika Yesus melihat iman mereka, berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu: "Percayalah, hai anakKu, dosamu sudah diampuni." 

Maka berkatalah beberapa orang ahli Taurat dalam hatinya: "Ia menghujat Allah." Yesus mengetahui pikiran mereka, lalu berkata: "Mengapa kamu memikirkan hal-hal yang jahat di dalam hatimu? Manakah lebih mudah, mengatakan: Dosamu sudah diampuni, atau mengatakan: Bangunlah dan berjalanlah? 

Supaya kamu tahu, bahwa di dunia ini Anak Manusia berkuasa mengampuni dosa" — lalu berkatalah Ia kepada orang lumpuh itu —:"Bangunlah, angkatlah tempat tidurmu dan pulanglah ke rumahmu!" Dan orang itupun bangun lalu pulang. Maka orang banyak yang melihat hal itu takut lalu memuliakan Allah yang telah memberikan kuasa sedemikian itu kepada manusia.

 

Hikmah yg dpt kita petik:

1. Meski mendapat ancaman dan diusir orang2 sebangsanya, Amos tetap bernubuat. Dia tidak gentar dlm menghadapi semuanya. Dia memberikan teladan yg luar biasa, yaitu tidak menyerah terhadap ancaman dan derita karena percaya bhw Allah tetap menyertai dia. 

2. Yesus menyembuhkan org yg lumpuh utk menyatakan bhw dia tidak dihukum / dikutuk, melainkan dibela Allah. Org2 yg kondisinya demikian pun berhak utk dikasihi dan bukan sebaliknya: disingkirkan dan direndahkan martabatnya. AMIN. (Mgr Nico Adi MSC)

 

Komentar

Postingan Populer