Langsung ke konten utama

Postingan

Unggulan

SAATNYA BELUM TIBA

  RENUNGAN HARIAN TGL 20 MARET 26   Dalam Keb 2: 1a.12-22 dikisahkan: Ketika itu, karena angan-angannya tidak tepat, berkatalah orang-orang fasik satu sama lain: Marilah kita menghadang orang yang baik, sebab bagi kita, dia menjadi gangguan serta menentang pekerjaan kita. Pelanggaran-pelanggaran hukum dituduhkannya kepada kita, dan kepada kita dipersalahkannya dosa-dosa terhadap pendidikan kita. Ia membanggakan mempunyai pengetahuan tentang Allah, dan menyebut dirinya anak Tuhan.  Bagi kita ia merupakan celaan atas anggapan kita, hanya melihat dia saja sudah berat rasanya bagi kita. Hidupnya sungguh berlainan dari kehidupan orang lain, dan lain dari lainlah langkah lakunya. Kita dianggap olehnya sebagai orang yang tidak sejati, dan langkah laku kita dijauhinya seolah-olah najis adanya.  Akhir hidup orang benar dipujinya bahagia, dan ia bermegah-megah bahwa bapanya ialah Allah. Coba kita lihat apakah perkataannya benar dan ujilah apa yang terjadi waktu ia berp...

Postingan Terbaru

TANPA BANYAK KATA

MENCONTOH BAPANYA

DI RUMAH KITA

ANAKMU HIDUP

MELIHAT

BUKAN KURBAN BAKARAN

ENGKAU TIDAK JAUH

CERMINAN PRIBADI

HUKUM TAURAT

DI KEMUDIAN HARI