KEPADA SEMUA
RENUNGAN HARIAN
TGL 25 JULI 26
HARI INI KITA
MERAYAKAN PESTA ST. YAKOBUS RASUL. Dia adalah kakak kandung dr Yohanes. Mrk
berdua adalah anak anak Zebedeus yg bekerja sebagai nelayan. Ketika dipanggil
Yesus, mrk segera meninggalkan ayah mrk dan mengikuti Dia. Mrk ini melalui ibu
mrk meminta kedudukan kpd Yesus. Meski permintaan mrk, mrk tetap mengikuti
Yesus. Mrk makin lama makin mengerti bhw mengikuti Yeaus berarti menjadi
"pelayan" sekaligus penuntun dan pendorong sesama agar makin
mencintai Allah dan sesama.
Melalui 2Kor
4: 7-15 Paulus menyapa umatnya: Sdr-2, harta ini kami punyai dalam bejana tanah
liat, supaya nyata, bahwa kekuatan yang melimpah-limpah itu berasal dari Allah,
bukan dari diri kami. Dalam segala hal kami ditindas, namun tidak terjepit;
kami habis akal, namun tidak putus asa; kami dianiaya, namun tidak ditinggalkan
sendirian, kami dihempaskan, namun tidak binasa.
Kami senantiasa membawa kematian Yesus di dalam tubuh kami, supaya kehidupan Yesus juga menjadi nyata di dalam tubuh kami. Kami, yang masih hidup ini, terus-menerus diserahkan kepada maut karena Yesus, supaya juga hidup Yesus menjadi nyata di dalam tubuh kami yang fana ini. Maka demikianlah maut giat di dalam diri kami dan hidup giat di dalam kamu.
Tokh karena kami memiliki roh iman yang sama, seperti ada tertulis: "Aku percaya, sebab itu aku berkata-kata", kami juga percaya dan sebab itu kami juga berkata-kata. Kami tahu, bahwa Ia, yang telah membangkitkan Tuhan Yesus, akan membangkitkan kami juga bersama dengan Yesus. Dan Ia akan menghadapkan kami bersama dengan kamu kepada diriNya. Semuanya itu terjadi karena kamu, supaya kasih karunia, yang semakin besar berhubung dengan semakin banyaknya orang yang menjadi percaya, menyebabkan semakin melimpahnya ucapan syukur bagi kemuliaan Allah.
Matius dalam injilnya (20: 20-28) mewartakan: Ketika itu, datanglah ibu anak-anak Zebedeus serta anak-anaknya itu kepada Yesus, lalu sujud di hadapanNya untuk meminta sesuatu. Tanya Yesus: "Apa yang kaukehendaki?" Jawabnya: "Berilah perintah, supaya dua anakku ini boleh duduk kelak di dalam KerajaanMu, yang seorang di sebelah kananMu dan yang seorang lagi di sebelah kiriMu."
Yesus menjawab: "Kamu tidak tahu, apa yang kamu minta. Dapatkah kamu meminum cawan, yang harus Kuminum?" Kata mereka: "Kami dapat." Yesus berkata: "CawanKu memang akan kamu minum, tetapi hal duduk di sebelah kananKu atau di sebelah kiriKu, Aku tidak berhak memberikannya. Itu akan diberikan kepada orang-orang bagi siapa BapaKu telah menyediakannya."
Ketika mendengar itu marahlah 10 murid yang lain kepada dua saudara itu. Lalu Yesus memanggil mereka dan berkata: "Kamu tahu, bahwa para pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi dan para pembesar menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka. Tidaklah demikian di antara kamu.
Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu, dan barangsiapa ingin menjadi terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hambamu, sama seperti Anak Manusia datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawaNya menjadi tebusan bagi banyak orang."
Hikmah yg dpt
kita petik:
1. Paulus sangat menyadari dan mengakui bhw kebesaran dan keberhasilan yg dia alami semata-mata adalah anugerah Allah. Juga dia dg tulus menerima keadaan dirinya yg lemah dan rapuh bagaikan bejana tanah liat. Dia serukan semua itu agar umatnya juga percaya bhw kekuatan dan anugerah Allah itu bekerja juga di dalam diri mrk. Hendaknya kita pun percaya akan hal itu dan menyebarkannya kpd sesama melalui kehidupan dan kegiatan nyata sehari-hari.
2. Permintaan utk menduduki tempat terhormat di dalam kerajaan Allah, telah memurnikan motivasi ibu, Yakobus dan Yohanes serta para murid yg lain. Menjadi pengikut Yesus adalah menjadi pelayan / pengabdi sesama, serta siap berkorban seumur hidup, dan bukan menjadi "boss besar" atau tukang perintah atau "org kaya raya tanpa kerja keras". Yesus memberikan teladan kpd kita bhw pencerahan dan pemurnian motivasi serta siraman rohani perlu diberikan kpd pribadi, komunitas, keluarga dan umat Allah shg pembaharuan itu membawa dampak yg lebih besar bagi hadirnya kasih dan kerajaan Allah. Amin. (Mgr Nico Adi MSC).
Komentar