PARA ORANGTUA

 RENUNGAN HARIAN

TGL 4 AGUST 26

 

Hari ini kita memperingati 1 orang kudus, yaitu st. Yohanes Maria Vianey. Dia lahir di Dardily - dekat kota Lyon - Perancis, tgl 8 Mei 1786. Meski secara intelektual kurang mampu, malah bisa dikatakan bodoh, setelah menjadi imam, kesabaran, kesetiaan dan kebijaksanaan sertanya kesuciannya amat mengagumkan. Meski ditempatkan di desa Ars, banyak org datang kepadanya utk minta bimbingan dan doanya. Beliau wafat tgl 3 Agustus 1859, dan dinyatakan santo th 1925 oleh Paus Pius XI, dan diangkat sbg pelindung para pastor paroki. 

 

Dalam Yeh 3: 16-21 dikisahkan: Sesudah tujuh hari datanglah firman TUHAN kepadaku: "Hai anak manusia, Aku telah menetapkan engkau menjadi penjaga kaum Israel. Bilamana engkau mendengarkan sesuatu firman dariKu, peringatkanlah mereka atas namaKu. Kalau Aku berfirman kepada orang jahat: Engkau pasti dihukum mati! — Dan engkau tidak memperingatkan dia atau tidak berkata apa-apa untuk memperingatkan orang jahat itu dari hidupnya yang jahat, supaya ia tetap hidup, orang jahat itu akan mati dalam kesalahannya, tetapi Aku akan menuntut pertanggungan jawab atas nyawanya darimu. Sebaliknya,jikalau engkau memperingatkan orang jahat itu dan ia tidak berbalik dari kejahatannya dan dari hidupnya yang jahat, ia akan mati dalam kesalahannya, tetapi engkau telah menyelamatkan nyawamu. 

Jikalau seorang yang benar berbalik dari kebenarannya dan ia berbuat curang, dan Aku meletakkan batu sandungan di hadapannya, ia akan mati. Karena engkau tidak memperingatkan dia, ia akan mati dalam dosanya dan perbuatan-perbuatan kebenaran yang dikerjakannya tidak akan diingat-ingat, tetapi Aku akan menuntut pertanggungan jawab atas nyawanya darimu. 

Sebaliknya, jikalau engkau memperingatkan orang yang benar itu supaya ia jangan berbuat dosa dan memang tidak berbuat dosa, ia akan tetap hidup, sebab ia mau menerima peringatan, dan engkau telah menyelamatkan nyawamu." 

 

Matius dalam injilnya (9: 35-10:1) mewartakan: Ketika itu, Yesus berkeliling ke semua kota dan desa; Ia mengajar di rumah-rumah ibadat dan memberitakan Injil Kerajaan Sorga serta melenyapkan segala penyakit dan kelemahan. Ketika melihat orang banyak itu, tergeraklah hati Yesus oleh belas kasihan kepada mereka, karena mereka lelah dan terlantar seperti domba yang tidak bergembala. 

Maka kataNya kepada para muridNya: "Tuaian memang banyak, tetapi pekerja sedikit. Karena itu mintalah kepada tuan yang empunya tuaian, supaya Ia mengirimkan pekerja-pekerja untuk tuaian itu." Lalu, Yesus memanggil duabelas muridNya dan memberi kuasa kepada mereka untuk mengusir roh-roh jahat dan untuk melenyapkan segala penyakit dan segala kelemahan.

 

Hikmah yg dpt kita petik:

1. Melalui nabiNya, Tuhan berfirman bhw jika orang baik membiarkan / tidak mengingatkan sesama yg jahat / berdosa sehingga mati dalam keadaan berdosa, dua duanya akan dihukum. Sebaliknya, jika dia bertobat, dua duanya akan bahagia. Jika sdh diperingatkan tokh tetap berdosa, org jahat itu dihukum, sedangkan org yg baik, akan selamat. Kegiatan itulah yg dg setia dilakukan oleh Yohanes Vianey. Dia menjadi bapa rohani yg luhur dan suci. Hendaknya kita pun tergugah utk meneladan dia.

2. Panenan memang banyak (= umat Allah makin bertambah jumlahnya) sdgkan para penuainya sedikit. Maka Yesus mengajak kita utk meminta kpd Bapa Surgawi agar Dia mengirim para penuainya. Para penuai itu berasal dari keluarga2. Hendaknya kita mendoakan agar keluarga2 punya anak yg cukup / banyak shg mendorong anak2 mereka utk menjadi penuai. Amin. (Mgr Nico Adi MSC).

 

Komentar

Postingan Populer