BELAJAR
RENUNGAN HARIAN
TGL 15 AGUST
26
Hari ini
biasanya dirayakan sebagai Hari Raya Maria diangkat ke surga, namun supaya
sebanyak mungkin umat Allah turut ambil bagian dalam pesta ini, perayaannya
dipindahkan ke hari minggu tgl 16 Agust.
Dalam Yeh 18:
1-10.13b.30-32 dikisahkan: Ketika itu, datanglah firman TUHAN kepadaku:
"Ada apa dengan kamu, sehingga kamu mengucapkan kata sindiran ini di tanah
Israel: Ayah-ayah makan buah mentah dan gigi anak-anaknya menjadi ngilu? Demi
Aku yang hidup, demikianlah firman Tuhan ALLAH, kamu tidak akan mengucapkan
kata sindiran ini lagi di Israel. Sungguh, semua jiwa Aku punya! Baik jiwa ayah
maupun jiwa anak Aku punya! Dan orang yang berbuat dosa, itu yang harus
mati.
Orang benar akan melakukan keadilan dan kebenaran, dan ia tidak makan daging persembahan di atas gunung atau tidak melihat kepada berhala-berhala kaum Israel. Ia tidak mencemari isteri sesamanya dan tidak menghampiri perempuan waktu bercemar kain. Ia tidak menindas orang lain, ia mengembalikan gadaian orang, tidak merampas apa-apa.
Ia memberi makan orang lapar, memberi pakaian kepada orang telanjang, tidak memungut bunga uang atau mengambil riba. Ia menjauhkan diri dari kecurangan, melakukan hukum yang benar di antara manusia dengan manusia. Ia hidup menurut ketetapanKu dan tetap mengikuti peraturanKu dengan berlaku setia. Orang benar pasti hidup, demikianlah firman Tuhan ALLAH.
Sebaliknya, kalau ia melahirkan seorang anak yang menjadi perampok, dan yang suka menumpahkan darah atau melakukan salah satu dari hal-hal itu, atas segala kekejian ini dilakukannya, ia harus mati; darahnya tertimpa kepadanya sendiri. Karena itu Aku akan menghukum kamu masing-masing menurut tindakannya, hai kaum Israel, demikianlah firman Tuhan ALLAH. Bertobatlah dan berpalinglah dari segala durhakamu, supaya itu jangan bagimu menjadi batu sandungan, yang menjatuhkan kamu ke dalam kesalahan.
Buangkanlah darimu segala durhaka yang kamu buat terhadap Aku dan perbaharuilah hatimu dan rohmu! Mengapakah kamu akan mati, hai kaum Israel? Aku tidak berkenan kepada kematian seseorang yang harus ditanggungnya, demikianlah firman Tuhan ALLAH. Sebab itu, bertobatlah, supaya kamu hidup!"
Matius dalam
injilnya (19: 13-15) mewartakan: Ketika itu, orang membawa anak-anak kecil
kepada Yesus, supaya Ia meletakkan tanganNya atas mereka dan mendoakan mereka;
akan tetapi murid-muridNya memarahi orang-orang itu. Lalu, Yesus berkata:
"Biarkanlah anak-anak itu, janganlah menghalang-halangi mereka datang
kepadaKu; sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan
Sorga." Lalu Ia meletakkan tanganNya atas mereka dan kemudian Ia berangkat
dari situ.
Hikmah yg dpt
kita petik:
1. Melalui nabiNya, Allah menegaskan bhw Dia adalah pemilik tanah, semua makhluk hidup, manusia dan alam ciptaan. Di tanah milik Allah itu, semuanya hidup dalam damai dan kekudusan. Orang benar yg melakukan kebenaran dan keadilan serta menghormati sesamanya, akan hidup. Sebaliknya mrk yg melakukan kejahatan akan mati. Maka, hendaknya kita selalu berusaha agar hidup dalam kebenaran.
2. Yesus menyayangi anak2 meski mereka merepotkan atau bahkan kadang2 menjadi beban. Melalui mereka, org belajar kesabaran, kerelaan utk berkorban, dan kerendahan hati. Orangtua diminta utk membina mrk agar menjadi org2 baik, karena mrk adalah penerus kabar gembira Tuhan. Amin. (Mgr Nico Adi MSC).
Komentar