KEMATIAN BIJI

 RENUNGAN HARIAN

TGL 10 AGUST 26

 

Hari ini merayakan pesta seorang martir: st. LAURENTIUS. Oleh Paus Sixtus II dia ditunjuk utk mengurusi harta benda gereja dan membagikannya kepada orang-2 mskin. Dia mendampingi Paus dalam perjalanan pelayanan. Maka ketika Paus ditangkap dan dibunuh Kaisar, ia pun turut ditangkap.

Dia disuruh oleh prefek kota utk menyerahkan seluruh harta gereja. Ia pun menyetujuinya. Lalu, dia mengumpulkan semua org miskin dan menghadapkan mrk kpd kaisar dan menyerahkan mrk. Maka marahlah kaisar, lalu ia menyuruh pengawalnya utk membakar Laurentius hidup2 sampai mati. 

 

Melalui 2 Kor 9: 6-10) Paulus menyapa umatnya: Sdr-2 orang yang menabur sedikit, akan menuai sedikit juga, dan orang yang menabur banyak, akan menuai banyak juga. Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita. 

Dan Allah sanggup melimpahkan segala kasih karunia kepada kamu, supaya kamu senantiasa berkecukupan di dalam segala sesuatu dan malah berkelebihan di dalam pelbagai kebajikan. Seperti ada tertulis: "Ia membagi-bagikan, Ia memberikan kepada orang miskin, kebenaranNya tetap untuk selamanya." Ia yang menyediakan benih bagi penabur, dan roti untuk dimakan, Ia juga yang akan menyediakan benih bagi kamu dan melipatgandakannya dan menumbuhkan buah-buah kebenaranmu.

 

Yohanes dalam injilnya (12: 24-26) mewartakan sabda Yesus: Sesungguhnya jikalau biji gandum tidak jatuh ke dalam tanah dan mati, ia tetap satu biji saja; tetapi jika ia mati, ia akan menghasilkan banyak buah. Barangsiapa mencintai nyawanya, ia akan kehilangan nyawanya, tetapi barangsiapa tidak mencintai nyawanya di dunia ini, ia akan memeliharanya untuk hidup yang kekal. Barangsiapa melayani Aku, ia harus mengikut Aku dan di mana Aku berada, di situpun pelayanKu akan berada. Barangsiapa melayani Aku, ia akan dihormati Bapa.

 

Hikmah yg dpt kita petik:

1. Paulus mengajak dan meneguhkan umatnya agar mrk banyak menabur kebajikan, karena semua yg mrk tanam akan mereka panen buahnya. Maka hendaknya kita pun rajin dan setia dalam menabur / menaman kebaikan di mana pun kita berada. 

2. Dg perumpamaan ttg biji gandum yg mati dan menghasilkan buah, Yesus hendak mengatakan bhw "kematian biji itu" justru merupakan permulaan hidup baru yg lebih bernilai dan bermarbat. Biji itu menjadi tanaman yg besar dan menghasilkam sekian ribu biji gandum yg baru. Hendaknya kita pun rela "mati" demi suatu kehidupan yg lebih membahagiakan. AMIN. (Mgr Nico Adi MSC)

 

Komentar

Postingan Populer