TETAP MEMILIH

 RENUNGAN HARIAN

TGL 6 FEBR 26

 

Hari ini kita memperingati para martir dr Jepang, yaitu Paulus Miki dkk. Th 1597 terjadi penganiayaan terhadap orang2 katolik. Paulus Miki bersama dg 20 awam dan 6 misionaris Fransiskan dibunuh di pinggir kota Nagazaki. 

 

Melalui Gal 2: 19-20 Paulus menyapa umatnya: Sdr-2, aku telah mati oleh hukum Taurat untuk hukum Taurat, supaya aku hidup untuk Allah. Aku telah disalibkan dengan Kristus; kini aku hidup, tetapi bukan lagi aku sendiri yang hidup, melainkan Kristus yang hidup di dalam aku. Dan hidupku yang kuhidupi sekarang di dalam daging, adalah hidup oleh iman dalam Anak Allah yang telah mengasihi aku dan menyerahkan diriNya untuk aku.  

 

Matius dalam injilnya (28: 16-20) mewartakan: Pada waktu tu 11 murid Yesus berangkat ke Galilea, ke bukit yang telah ditunjukkan Yesus kepada mereka. Ketika melihat Dia mereka menyembahNya, tetapi beberapa orang ragu-ragu. Lalu Yesus mendekati mereka dan berkata: "KepadaKu telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa muridKu dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman."

 

Hikmah yg dpt kita petik:

1. Dg ungkapan "kini aku hidup, tetapi bukan aku yg hidup melainkan Kriatus yg hidup dalam diriku" Paulus telah menunjukkan sikap dan keputusan tetap bhw dirinya adalah milik Kristus. Baginya tidak adalah pilihan lain kecuali yg satu ini. Semuanya: pikiran, tenaga dan kegiatannya dipersembahkan kpd Kristus - Anak Allah yg telah memilih dan mencintai dia. Hendaknya semangat yg membara dalam di Paulus, mendorong kita juga utk menjadi milik Kristus dan saluran kasih Allah bagi sesama dg gembira. 

2. Meski para rasul disuruh pergi ke bukit oleh Yesus dan mendengarkan pesan2Nya, tokh sebagian dr mereka ragu2 ttg kehidupan dan kebangkitanNya. Keraguan itu tidak menjadi alasan / halangan bagi Yesus utk tetap memilih dan mengutus mereka. Justru di dalam kelemahan dan keterbatasan itulah rahmat dan belas kasih Allah yg bekerja, membaharui hidup dan keyakinan mereka menjadi nyata. Amin. (Mgr Nico Adi MSC).

 

Komentar

Postingan Populer