ORANG JAHAT PUN TAHU

 RENUNGAN HARIAN

TGL 26 FEBR 26

 

Dalam Kitab Ester (4:10a.10c-12.17-19) dikisahkan: Ketika bahaya maut menyerang, Ratu Ester pun berlindung pada Tuhan. Ia mohon kepada Tuhan, Allah Israel, katanya, “Ya Tuhan, Raja kami, Engkaulah yang tunggal. Tolonglah aku yang seorang diri ini. Padaku tidak ada seorang penolong selain Engkau, sebab bahaya maut mendekati diriku. Sejak masa kecilku telah kudengar di keluarga bapaku, bahwa Engkau, ya Tuhan, telah memilih Israel dari antara sekalian bangsa, dan nenek moyang kami telah Kaupilih dari antara sekalian leluhurnya, supaya mereka menjadi milik abadi bagi-Mu; dan telah Kaulaksanakan bagi mereka apa yang telah Kaujanjikan.

Ingatlah, ya Tuhan, dan sudilah menampakkan diri-Mu di waktu kesesakan kami. Berikanlah kepadaku keberanian, ya Raja para allah dan Penguasa sekalian kuasa! Taruhlah perkataan sedap di dalam mulutku terhadap singa itu, dan ubahlah hatinya sehingga menjadi benci kepada orang-orang yang memerangi kami, supaya orang itu serta semua yang sehaluan dengannya menemui ajalnya. Sebaliknya, selamatkanlah kami ini dengan tangan-Mu, dan tolonglah aku yang seorang diri ini, yang tidak mempunyai seorang pun selain Engkau, ya Tuhan.”

 

Matius dalam injilnya (7:7-12) mewartakan: Dalam khotbah di bukit Yesus berkata kepada para murid-Nya, “Mintalah, maka kamu akan diberi; carilah, maka kamu akan mendapat; ketuklah, maka pintu akan dibukakan bagimu. Karena setiap orang yang meminta akan menerima, setiap orang yang mencari akan mendapat, dan setiap orang yang mengetuk, baginya pintu akan dibukakan. 

Adakah seorang dari kamu yang memberi batu kepada anaknya, jika ia meminta roti, atau memberi ular, jika ia meminta ikan? Jadi jika kamu yang jahat tahu memberikan yang baik kepada anak-anakmu, apalagi Bapamu yang di surga! Ia akan memberikan yang baik kepada mereka yang meminta kepada-Nya.” Segala sesuatu yang kamu kehendaki supaya orang perbuat kepadamu, perbuatlah demikian juga kepada mereka. Itulah isi seluruh hukum Taurat dan kitab para nabi.

 

Hikmah yg dpt kita petik:

1. Ratu Esther ketika dalam kesesakan dan tidak punya penolong, ingat kembali masa lalunya: ketika orangtua dan para leluhurnya percaya penuh kpd Allah dan mendapatkan pertolongan. Apa yg ditaburkan para leluhur "ternyata menjadi kekuatan utk berani menghadap Allah dan berseru kepadaNya". Maka, hendaknya kita terpanggil utk mewariskan iman dan memberikan teladan yg baik dan mulia kpd anak cucu kita. 

2. Yesus menegaskan bahwa bapa keluarga /orangtua yg jahat pun tahu memberikan apa yg baik bagi anak2nya, apalagi Bapa di surga. Tentu Dia memberikan yg baik, mulia dan membawa keselamatan bagi umatNya. Pertanyaan: apakah kita meminta anugerah itu kepadaNya ? Apakah yg kita minta itu dipergunakan utk menjalani hidup sesuai dg rencana Allah ? Hendaknya kita menggunakan anugerah itu agar dpt hidup bahagia skg dan kelak. Amin. (Mgr Nico Adi MSC).

 

Komentar

Postingan Populer