APA YANG DIBERIKAN
RENUNGAN HARIAN
TGL 1 OKT 26
Hari kita
merayakan pesta 1 orang kudus: st. Theresia dari Kanak-kanak Yesus. Beliau
adalah seorang sr yg menghadirkan kanak2 Yesus dalam hidupNya dan dirinya
"menjadi teman bermain" bagi Yesus kecil. Ia memilih nama Theresia
dari kanak-2 Yesus ketika mengikrarkan kaul sbg suster Karmelites sbg wujud
pengabdian dan cintanya yg mendalam kpd Yesus kecil yg rendah hati.
Dalam Yes 66: 10-14b dikisahkan beginilah firman Tuhan: "Bersukacitalah bersama-sama Yerusalem, dan bersorak-soraklah karenanya, hai semua orang yang mencintainya! Bergiranglah bersama-sama dia segirang-girangnya, hai semua orang yang berkabung karenanya! supaya kamu mengisap dan menjadi kenyang dari susu yang menyegarkan kamu, supaya kamu menghirup dan menikmati dari dadanya yang bernas.
Beginilah firman TUHAN: Sesungguhnya, Aku mengalirkan kepadanya keselamatan seperti sungai, dan kekayaan para bangsa seperti batang air yang membanjir; kamu akan menyusu, akan digendong, akan dibelai-belai di pangkuan. Seperti seseorang yang dihibur ibunya, demikianlah Aku ini akan menghibur kamu; kamu akan dihibur di Yerusalem. Apabila kamu melihatnya, hatimu akan girang, dan kamu akan seperti rumput muda yang tumbuh dengan lebat.
Matius dalam injilnya (18: 1-5) mewartakan: Pada waktu itu datanglah para murid kepada Yesus dan bertanya: "Siapakah yang terbesar di dalam Kerajaan Sorga?" Maka Yesus memanggil seorang anak kecil dan menempatkannya di tengah-tengah mereka lalu berkata: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya jika kamu tidak bertobat dan menjadi seperti anak kecil ini, kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. Sedangkan barangsiapa merendahkan diri dan menjadi seperti anak kecil ini, dialah yang terbesar di dalam Kerajaan Sorga. Dan barangsiapa menyambut seorang anak seperti ini dalam namaKu, ia menyambut Aku."
Hikmah yg dpt
kita petik:
1. Allah melalui nabiNya mengundang umatNya utk bersukacita atas pelbagai anugerah yg dilimpahkan kpd mereka. St. Theresia mengalami sukacita yg amat mendalam melalui Yesus yg hadir sbg anak kecil. Kita pun dpt menemukan sukacita itu, dan mewujudkannya sesuai dg cara / sarana tertentu. Misalnya, senantiasa membalas teguran / kemarahan org dg tetap tenang bahkan bisa mengatakan terima kasih.
2. Yesus menegaskan bhw di dalam hidup ini besar kecil atau berkedudukan tinggi atau tidak, bukanlah yg utama. Melayani sesama bahkan rela berkorban dg tulus dan setia tanpa menuntut imbalan, itulah yg penting dan berkenan kpd Allah. Anak kecil merupakan simbol bhw dirinya belum / tidak bisa apa2, dan karena itu menerima apa yg diberikan oleh orgtuanya. Jabatan / kedudukan, adalah anugerah / pemberian dan bukan hak dari org itu. Kepada masing2 org Allah telah menetapkan pemberian itu. Manusia tidak bisa membatalkannya. Amin. (Mgr Nico Adi MSC).
Komentar