PENGORBANAN DAN SEMANGAT

 RENUNGAN HARIAN

TGL 5 JUNI 26

 

Hari ini kita memperingati 1 orang kudus, yaitu st. Bonifasius - uskup dan martir. Dia lahir di Inggris dg nama Wilfied. Setelah ditahbiskan sbg imam, dia diutus ke Frisia - Jerman. Karena org Frisia memusuhi org kristen, mrk menolaknya. Maka Wilfried pergi ke Roma. Di sana dia diterima Paus Gregorius II, dan diberi nama Bofasius. 

Kemudian dia diutus ke Jerman, melayani umat dg baik dan setia. Th 722 diundang ke Roma dan di sana ditahbiskan sbg uskup, lalu diutus utk umat beriman di Jerman. Dalam perjalanan utk pelayanan krisma, dia, para imam dan 53 org awam diserang para musuhnya, dan meninggal sbg martir 754. 

 

Dalam Kis 26: 19-23 dikisahkan: Pada waktu itu, Paulus berkata kpd raja, ya raja Agripa, kepada penglihatan yang dari sorga itu tidak pernah aku tidak taat. Mula-mula aku memberitakan kepada orang-orang Yahudi di Damsyik, di Yerusalem dan di seluruh tanah Yudea, dan juga kepada para bangsa lain, bahwa mereka harus bertobat dan berbalik kepada Allah serta melakukan pekerjaan-pekerjaan yang sesuai dengan pertobatan itu. 

Karena itulah orang-orang Yahudi menangkap aku di Bait Allah, dan mencoba membunuh aku. Oleh pertolongan Allah aku dapat hidup sampai sekarang dan memberi kesaksian kepada orang-orang kecil dan orang-orang besar. Dan apa yang kuberitakan itu tidak lain dari yang sebelumnya telah diberitahukan oleh para nabi dan juga oleh Musa. Isinya adalah bahwa Mesias harus menderita sengsara dan bahwa Ia adalah yang pertama yang akan bangkit dari antara orang mati, dan bahwa Ia akan memberitakan terang kepada bangsa ini dan kepada para bangsa lain." 

 

Yohanes dalam injilnya (10: 11-16) mewartakan sabda Yesus: Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya; sedangkan seorang upahan yang bukan gembala, dan yang bukan pemilik domba-domba itu sendiri, ketika melihat serigala datang, meninggalkan mereka lalu lari, sehingga serigala itu menerkam dan mencerai beraikan mereka itu. Ia lari karena ia seorang upahan dan tidak memperhatikan domba-domba itu. 

Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-dombaKu dan mereka mengenal Aku sama seperti Bapa mengenal Aku dan Aku mengenal Bapa, dan Aku memberikan nyawaKu bagi mereka. Ada lagi padaKu domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini. Mereka harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suaraKu dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala.

 

Hikmah yg dpt kita petik:

1. Paulus menyampaikan kpd raja Agripa bhw dirinya dibenci dan dimusuhi karena dipandang menyebarkan ajaran sesat ttg Yesus dan injilNya. Meski diperlakukan demikian, Allah tidak membiarkan utusanNya binasa. Dgn kemuliaan dan kekuasaanNya, Dia dpt menyingkirkan semuanya itu, shg sabdaNya tetap hidup dan menjangkau banyak bangsa.

2. Yesus menyatakan dan memberikan teladan bhw sbg gembala yg baik, para utusan hendaknya dg tulus dan setia memperhatikan dan siap berkorban bagi domba-2nya. Juga ada banyak domba yg dr kandang lain, yg harua diterima dan digembalakan, meski ada banyak resiko yg dihadapi. Disiksa, difitnah dan dibunuh juga dialami Uskup Bonifasius dkk. Semoga pengorbanan dan semangat mereka diteladani para gembala pada jaman ini. Amin. (Mgr Nico Adi MSC).

 

Komentar