PAJAK

 RENUNGAN HARIAN

TGL 2 JUNI 26

 

Melalui 2Ptr 3: 12-15a.17-18 Petrus menyapa umatnya: Sdr2, kamu menantikan dan mempercepat kedatangan hari Allah. Pada hari itu langit akan binasa dalam api dan unsur-unsur dunia akan hancur karena nyalanya. Dan sesuai dengan janjiNya, kita menantikan langit yang baru dan bumi yang baru, di mana terdapat kebenaran. Sebab itu, sdr-2ku yang kekasih, sambil menantikan semuanya ini, kamu harus berusaha, supaya kamu kedapatan tak bercacat dan tak bernoda di hadapanNya, dalam perdamaian dengan Dia. Anggaplah kesabaran Tuhan kita sebagai kesempatan bagimu untuk beroleh selamat.

Sdr-2ku yang kekasih, kamu telah mengetahui hal ini sebelumnya. Karena itu waspadalah, supaya kamu jangan terseret ke dalam kesesatan orang-orang yang tak mengenal hukum, dan jangan kehilangan peganganmu yang teguh. Sebaliknya, bertumbuhlah dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. BagiNya kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya. 

 

Markus dalam injilnya (12: 13-17) mewartakan: Pada waktu itu beberapa orang Farisi dan Herodian disuruh pergi kepada Yesus untuk menjerat Dia dengan suatu pertanyaan. Mrk datang dan berkata: "Guru, kami tahu, Engkau adalah seorang yang jujur, dan Engkau tidak takut kepada siapapun juga, sebab Engkau tidak mencari muka, melainkan dengan jujur mengajar jalan Allah dengan segala kejujuran. Apakah diperbolehkan membayar pajak kepada Kaisar atau tidak? Haruskah kami bayar atau tidak?" 

Yesus mengetahui kemunafikan mereka, lalu berkata kepada mereka: "Mengapa kamu mencobai Aku? Bawalah ke mari suatu dinar supaya Kulihat!" Lalu mereka bawa. Maka Ia bertanya: "Gambar dan tulisan siapakah ini?" Jawab mereka: "Gambar dan tulisan Kaisar." Lalu kata Yesus: "Berikanlah kepada Kaisar apa yang wajib kamu berikan kepada Kaisar dan kepada Allah apa yang wajib kamu berikan kepada Allah!" Mereka sangat heran waktu mendengar Dia.

 

Hikmah yg dpt kita petik: 

1. Petrus sbg gembala umat mengingatkan umatnya bhw manusia menantikan kedatangan Tuhan, dan pada hari itu, semuanya akan hancur dan binasa. Maka, dia menegaskan a) manusia sdh semestinya menyiapkan diri utk menyambut Tuhan, dan b) tidak ada seorang atau pun barang2 duniawi yg bisa dijadikan jamin. Hanya Allah yg bisa memberikan jaminan keselamatan.

2. Pajak wajib dibayar baik oleh orang per orangan, maupun lembaga. Maka, pertanyaan: "Apakah boleh membayar pajak atau tidak?" - menurut Markus- merupakan pertanyaan utk menyalahkan Yesus. Apalagi latarbelakang mrk adalah iri hati / benci / ingin menyingkirkan Dia. Maka, hendaknya kita jujur dan tulus ketika bekerja / bergaul dan membangun kelompok2 utk doa bersama / pelayanan. Kata2 kasar / tindakan yg kotor, sebetulnya akan menghukum atau merusak diri mrk sendiri. Amin. (Mgr Nico Adi MSC).

 

Komentar

Postingan Populer